Pelaksanaan Ujian Sekolah Praktik SMKN 1 Praya Tengah: Mengasah Keterampilan Siswa Kelas XII

Pelaksanaan Ujian Sekolah Praktik SMKN 1 Praya Tengah: Mengasah Keterampilan Siswa Kelas XII

Praya Tengah, 20-26 Februari 2025 – SMKN 1 Praya Tengah kembali menggelar Ujian Sekolah Praktik (USP) bagi siswa kelas XII sebagai bagian dari rangkaian evaluasi akhir sebelum mereka dinyatakan lulus. Ujian ini berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 20 hingga 26 Februari 2025, dan mencakup berbagai mata pelajaran yang memiliki aspek keterampilan dan praktik.

Adapun mata pelajaran yang diuji dalam USP tahun ini meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes), serta Seni Budaya. Setiap mata pelajaran memiliki metode ujian yang berbeda, disesuaikan dengan materi praktik yang harus dikuasai siswa.

Pelaksanaan Ujian Sekolah Praktik Berdasarkan Mata Pelajaran

1. Pendidikan Agama Islam (PAI): Tata Cara Sholat Jenazah dan Membaca Al-Qur’an

Ujian praktik Pendidikan Agama Islam menekankan dua aspek penting dalam ibadah, yaitu tata cara sholat jenazah dan kemampuan membaca Al-Qur’an. Setiap siswa diuji secara individu dalam membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, sementara sholat jenazah dilakukan secara berkelompok di bawah bimbingan guru penguji.

Guru mata pelajaran PAI, H. Jumaidi, S.Pd.I., Mustakim, S.Pd.I., Sahudi, M. Syahro Wardi, S.Pd.I., dan Wahidu, S.Pd.I. menekankan bahwa praktik ini bertujuan untuk membekali siswa dengan ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Sholat jenazah adalah salah satu kewajiban seorang muslim, dan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik juga merupakan bagian dari ibadah yang harus dikuasai,” ujarnya.

2. Bahasa Indonesia: Menulis Surat Lamaran Kerja

Dalam ujian praktik Bahasa Indonesia, siswa diwajibkan menulis surat lamaran kerja dengan format yang benar dan bahasa yang baku. Penguji menilai aspek tata bahasa, struktur surat, kelengkapan isi, serta kreativitas dalam menyusun kalimat.

Menurut Ibu Dra. Tri Wahyuni, dan Ibu Nurlaila, S.Pd. guru Bahasa Indonesia, ujian ini sangat penting karena surat lamaran kerja merupakan dokumen utama saat siswa melamar pekerjaan setelah lulus. “Kami berharap siswa tidak hanya sekadar bisa menulis surat lamaran kerja, tetapi juga memahami bagaimana menyusun surat yang menarik dan sesuai standar perusahaan,” katanya.

3. Bahasa Inggris: Presentasi Teks Prosedur

Mata pelajaran Bahasa Inggris menguji keterampilan berbicara siswa melalui presentasi teks prosedur. Siswa diminta untuk memilih satu prosedur, seperti cara membuat makanan ringan, cara mengoperasikan alat elektronik, atau langkah-langkah dalam suatu pekerjaan, kemudian menyajikannya dalam bahasa Inggris di depan kelas.

Guru pengampu Bahasa Inggris, Mr. Asliadi, S.Pd., Mr. Awaludin, Mr. Satya Mandala, M.Pd., Miss Baiq Wahyu Diana, S.Pd., menyatakan bahwa ujian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. “Di dunia kerja, keterampilan berbicara dalam bahasa Inggris sangat penting. Melalui ujian ini, kami ingin melihat bagaimana siswa mampu menyampaikan ide secara jelas dan runtut dalam bahasa asing,” ungkapnya.

4. Penjasorkes: Lari, Lompat Jauh, dan Teknik Dribble Bola Basket

Ujian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes) terdiri dari tiga jenis keterampilan, yaitu lari cepat, lompat jauh, dan teknik dribble bola basket.

Setiap siswa diuji dalam lari cepat 100 meter, di mana kecepatan mereka diukur menggunakan stopwatch oleh tim penguji. Dalam lompat jauh, siswa dinilai berdasarkan teknik tolakan dan jarak lompatan mereka. Sementara dalam dribble bola basket, siswa harus mendemonstrasikan teknik menggiring bola dengan baik, termasuk dribble rendah, dribble tinggi, dan perubahan arah.

Menurut Bapak Lalu Jueni, S.Pd., Bapak Januar Hamdani, S.Pd., Bapak Masturyadi, S.Pd., dan bapak Eka Julianto, S.Pd. guru Penjasorkes, ujian ini bertujuan untuk mengukur kebugaran fisik dan keterampilan dasar olahraga siswa. “Selain sebagai syarat kelulusan, tes ini juga mengajarkan pentingnya kebugaran fisik dan sportivitas dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

5. Seni Budaya: Membuat Prakarya

Untuk mata pelajaran Seni Budaya, siswa ditugaskan untuk membuat prakarya dengan kreativitas dan keterampilan masing-masing. Prakarya yang dibuat beragam, mulai dari lukisan, miniatur bangunan, kerajinan tangan dari bahan daur ulang, hingga desain grafis.

Guru Seni Budaya, bapak Imam Saputra, S.Pd., dan bapak Kusyoman Widiyat P., S.Pd. menyampaikan bahwa ujian ini bertujuan untuk menggali kreativitas siswa dalam berkarya. “Melalui ujian ini, kami ingin melihat bagaimana siswa menuangkan ide mereka dalam bentuk karya seni yang orisinal dan bermakna,” katanya.

Antusiasme dan Tantangan dalam Ujian Sekolah Praktik

Ujian praktik ini berlangsung dengan penuh semangat dari para siswa, meskipun beberapa dari mereka mengaku menghadapi tantangan. Misalnya, dalam ujian Bahasa Inggris, ada siswa yang merasa gugup saat harus berbicara di depan umum. Sementara itu, dalam ujian Pendidikan Jasmani, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam melakukan teknik lompat jauh dengan benar.

Namun, dengan bimbingan guru, seluruh siswa mampu menyelesaikan ujian dengan baik. Kepala SMKN 1 Praya Tengah, Bapak Rias Sandi Miswardani, S.E., memberikan apresiasi kepada seluruh peserta ujian serta para guru yang telah membimbing siswa dalam persiapan USP ini.

“Ujian praktik ini bukan hanya sekadar penilaian akademik, tetapi juga sebagai bekal keterampilan nyata yang akan mereka gunakan di kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Kami berharap seluruh siswa bisa memetik manfaat dari ujian ini dan terus meningkatkan kompetensi mereka,” ungkapnya.

Kesimpulan

Pelaksanaan Ujian Sekolah Praktik (USP) SMKN 1 Praya Tengah tahun ajaran 2024/2025 telah berlangsung dengan sukses dan lancar. Dengan menguji keterampilan di berbagai mata pelajaran, sekolah memastikan bahwa siswa tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari dalam kehidupan nyata.

Dengan berakhirnya USP ini, siswa kelas XII kini semakin dekat dengan kelulusan dan tantangan di dunia kerja atau pendidikan tinggi. Semoga hasil ujian ini menjadi refleksi bagi mereka untuk terus belajar dan berkembang menuju masa depan yang lebih cerah.