Mataram, 17 Desember 2024 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru produktif dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri, Sinkronisasi Kurikulum dan Pelatihan Guru Produktif Bisnis Ritel se-Nusa Tenggara Barat sukses dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 16-17 Desember 2024. Kegiatan ini bertempat di Kantor Alfamart Cabang Mataram dan merupakan bagian dari program kerja sama berkelanjutan antara dunia pendidikan dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk.
Peserta dari Berbagai Sekolah Kejuruan
Pelatihan ini melibatkan partisipasi dari beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Barat, yaitu:
- SMKN 1 Praya Tengah
- SMKN 1 Dompu
- SMKN 1 Kota Bima
- SMKN 12 Mataram
- SMKN 2 Selong Lombok Timur
Peserta merupakan para guru produktif dari konsentrasi keahlian Bisnis Ritel yang bertanggung jawab membimbing siswa untuk siap terjun ke dunia kerja.
Materi Pelatihan yang Disampaikan
Materi yang disampaikan selama pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang layanan dan teknologi terkini di dunia ritel. Adapun materi yang disampaikan oleh fasilitator profesional dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. meliputi:
- Overview E-Service: Gambaran umum tentang layanan elektronik di Alfamart.
- Pengenalan Aplikasi E-Trans: Sistem untuk pengelolaan transaksi elektronik.
- Alfagift dan Transaksi Pesanan Online: Pengenalan platform layanan pelanggan berbasis aplikasi.
- Layanan Alfamart Lainnya: Inovasi dan solusi layanan yang ditawarkan oleh Alfamart.
Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi dan sistem layanan tersebut, dengan arahan dari fasilitator.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk:
- Menyinkronkan Kurikulum: Mengintegrasikan elemen-elemen praktis dunia industri ke dalam kurikulum Bisnis Ritel di SMK.
- Meningkatkan Kompetensi Guru: Membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan terkini agar dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan industri ritel modern.
- Memperkuat Kolaborasi: Membangun kemitraan berkelanjutan antara sekolah kejuruan dengan pihak industri.
Tanggapan dan Harapan Peserta
Peserta pelatihan, salah satunya dari SMKN 1 Praya Tengah, mengungkapkan antusiasme dan manfaat yang dirasakan. “Pelatihan ini memberikan kami wawasan baru tentang teknologi ritel yang terus berkembang. Kami berharap materi ini dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah,” ujar salah satu guru peserta.
Dukungan dari Alfamart
Perwakilan dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pengembangan pendidikan vokasi. “Kami percaya bahwa kolaborasi dengan SMK dapat menciptakan SDM yang siap bersaing di dunia kerja,” ujar salah satu fasilitator.
Kesimpulan
Pelatihan dan sinkronisasi kurikulum ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri ritel modern. Dengan adanya program ini, guru produktif Bisnis Ritel di Nusa Tenggara Barat semakin siap mendidik generasi muda yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
