Siswa Kelas XII SMKN 1 Praya Tengah Ikuti UKK Berbasis Sertifikasi LSP-P3, Seluruh Peserta Direkomendasikan Kompeten

Siswa Kelas XII SMKN 1 Praya Tengah Ikuti UKK Berbasis Sertifikasi LSP-P3, Seluruh Peserta Direkomendasikan Kompeten

Praya Tengah, September 2024 — Siswa kelas XII SMKN 1 Praya Tengah mengikuti pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) selama empat hari, mulai 21 hingga 24 September 2024. Pelaksanaan UKK tahun ini memiliki nuansa berbeda karena dilaksanakan melalui skema sertifikasi yang mengacu pada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Ketiga (LSP-P3).

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting bagi siswa kelas XII dalam mengukur dan membuktikan kompetensi yang telah mereka peroleh selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Melalui asesmen kompetensi ini, siswa tidak hanya diuji dari aspek pengetahuan, tetapi juga kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan standar kompetensi pada bidang keahlian masing-masing.

Pelaksanaan UKK melibatkan asesor dari lembaga sertifikasi profesi yang berasal dari luar daerah. Beberapa asesor berasal dari LSP Media Informatika dan LSP MUKMI, yang datang dari Bekasi dan Bogor untuk melaksanakan proses asesmen terhadap peserta didik SMKN 1 Praya Tengah.

Mengikuti Skema Sertifikasi Sesuai Konsentrasi Keahlian

Dalam pelaksanaannya, setiap konsentrasi keahlian mendapatkan skema sertifikasi yang disesuaikan dengan bidang kompetensi masing-masing. Hal ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengakuan kompetensi yang lebih spesifik dan relevan dengan bidang yang mereka pelajari.

Adapun skema sertifikasi yang diujikan meliputi:

1. Akuntansi dan Layanan Perbankan

Siswa pada konsentrasi keahlian Akuntansi dan Layanan Perbankan mengikuti asesmen dengan skema Data Entry Aplikasi Keuangan. Dalam skema ini, siswa diuji mengenai kemampuan melakukan penginputan dan pengelolaan data menggunakan aplikasi yang berkaitan dengan pekerjaan administrasi dan keuangan.

2. Manajemen Perkantoran

Siswa konsentrasi keahlian Manajemen Perkantoran mengikuti asesmen dengan skema Junior Office Operator. Skema ini menguji kemampuan siswa dalam melaksanakan berbagai pekerjaan dasar perkantoran, khususnya yang berkaitan dengan pengoperasian perangkat dan aplikasi perkantoran serta pengelolaan pekerjaan administrasi.

3. Teknik Komputer dan Jaringan

Untuk konsentrasi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), siswa mengikuti asesmen dengan skema Teknisi Muda Jaringan Komputer. Siswa diuji dalam kemampuan teknis yang berkaitan dengan jaringan komputer, mulai dari pemasangan, konfigurasi, hingga pemeliharaan jaringan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan.

4. Rekayasa Perangkat Lunak

Sementara itu, siswa konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) mengikuti asesmen dengan skema Junior Code. Pada skema ini, siswa menunjukkan kemampuan dalam bidang pemrograman dan pengembangan perangkat lunak sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajari selama berada di bangku sekolah.

5. Bisnis Ritel

Adapun siswa konsentrasi keahlian Bisnis Ritel mengikuti asesmen dengan skema Penjualan Produk & Pelayanan Ritel. Asesmen ini mengukur kemampuan siswa dalam melaksanakan proses penjualan serta memberikan pelayanan kepada pelanggan sesuai dengan standar kompetensi di bidang bisnis dan ritel.

Asesmen oleh Asesor dari LSP-P3

Pelaksanaan UKK berbasis sertifikasi ini menghadirkan asesor dari LSP Media Informatika dan LSP MUKMI. Kehadiran asesor dari lembaga sertifikasi profesi tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi siswa karena proses asesmen dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan standar sertifikasi kompetensi profesi.

Selama empat hari pelaksanaan, para siswa mengikuti rangkaian asesmen sesuai dengan skema sertifikasi masing-masing. Peserta harus menunjukkan kemampuan melalui tugas-tugas praktik dan proses asesmen yang dilakukan oleh asesor.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan kompetensi secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan di SMKN 1 Praya Tengah.

Seluruh Siswa Direkomendasikan Kompeten

Hasil pelaksanaan UKK tahun ini menjadi kabar yang membanggakan bagi SMKN 1 Praya Tengah. Seluruh siswa kelas XII yang mengikuti asesmen direkomendasikan KOMPETEN sesuai dengan skema sertifikasi yang diikuti masing-masing.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa telah mampu memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses asesmen. Keberhasilan ini juga menjadi gambaran dari proses pembelajaran dan praktik yang selama ini dilaksanakan di masing-masing konsentrasi keahlian.

Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi bekal sekaligus motivasi bagi para siswa untuk semakin percaya diri menghadapi dunia kerja dan dunia industri. Sertifikasi kompetensi juga diharapkan dapat menjadi salah satu bukti bahwa lulusan SMKN 1 Praya Tengah memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang keahliannya.

Menjadi Bekal Menuju Dunia Kerja

Pelaksanaan UKK melalui LSP-P3 menjadi bagian dari upaya SMKN 1 Praya Tengah untuk terus meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan mengikuti asesmen dari lembaga sertifikasi profesi, siswa mendapatkan pengalaman menghadapi proses pengujian kompetensi yang lebih dekat dengan kondisi profesional.

Keberhasilan seluruh peserta yang direkomendasikan KOMPETEN tentunya tidak terlepas dari kerja keras siswa, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan UKK.

Dengan berakhirnya pelaksanaan UKK selama empat hari tersebut, SMKN 1 Praya Tengah berharap para siswa kelas XII dapat terus mengembangkan kompetensi, menjaga profesionalisme, serta mampu mengimplementasikan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Selamat kepada seluruh siswa kelas XII SMKN 1 Praya Tengah atas capaian dan hasil asesmen yang telah diraih. Semoga kompetensi yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk melanjutkan langkah menuju dunia kerja, dunia industri, maupun pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.